Jangan Terobsesi Mencari Cara Terbaik. Ini Alasannya…

obsesi cara terbaik thumbnail

Judul yang aneh, ada apa Blog DeArisman yang satu ini?

Bukankah sudah sewajarnya jika kita selalu mencari cara terbaik di segala hal?

Untuk menjawabnya, mari kita dengar cerita klasik yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda.

Cerita tentang seorang murid bersama gurunya.

Saat itu, ada seorang guru yang sedang memberikan suatu pelajaran kehidupan kepada muridnya.

Sang guru kemudian menyuruh muridnya untuk berjalan menyusuri taman bunga yang luas dan memetik satu bunga yang terbaik dan terindah diantara semua bunga yang ada di sana.

Akan tetapi, dia tidak boleh berjalan mundur kembali. Sang murid pun melaksanakan perintah gurunya.

Tak lama setelah itu, sang murid pun telah selesai menyusuri taman bunga. Namun, dia tidak membawa apa-apa.

Sang guru lalu kemudian menanyakan kenapa dia tidak memetik satu bunga pun.

“Sebenarnya aku sudah menemukan bunga yang terindah dan terbaik di taman itu. Namun, aku kan tidak tau apa di depan ada bunga yang lebih indah lagi, makanya tak kuambil. Tetapi setelah itu, aku sadar bahwa tidak ada bunga yang lebih indah dari bunga yang tadi. Karena aku tidak boleh berbalik, makanya tak kuambil satupun.” Jawab sang murid.

Sumber cerita : mutiarasenyum.wordpress.com

 

Okay, cerita yang menarik.

Tapi apa hubungannya dengan judul post kali ini?

 

Kunci Sukses adalah Eksekusi

Tugas sang murid di cerita tersebut adalah memetik bunga (tindakan), bukan mencari bunga (meneliti).

Sama seperti cerita tadi, jika kita terlalu sibuk mencari bunga, maka kita tidak akan sempat memetik bunga.

Sebagai manusia, kita sering terjebak dengan fenomena ini.

  • Saya mau mulai berbisnis jika sudah ketemu yang paling cocok dan mudah buat saya
  • Saya sedang mencari cara berjualan online yang paling efektif
  • Saya sedang mencari program diet terbaik di internet
  • Dsb.

Banyak yang rajin mencari, hanya sedikit yang melakukan tindakan.

Ingat selalu, kunci sukses dalam segala hal adalah tindakan.

Dengan kata lain, eksekusi.

 

Planning Memang Penting

Bukan berarti kita tidak boleh mencari bunga.

Membuat planning dan mencari metode baru tentu boleh-boleh saja dan sangat baik untuk dilakukan.

Yang tidak dianjurkan adalah menghabiskan waktu sepenuhnya di tahap perencanaan tanpa melakukan tindakan.

Atau menggonta-ganti metode tanpa memberikan cukup waktu untuk melihat hasil kerja dari metode tersebut.

Apa yang kita dapatkan dari planning tanpa tindakan?

Tentu saja hanya rencana di atas kertas yang tidak menghasilkan benefit apapun untuk kita.

 

Pesan Kisah Nyata

Untuk dapat memberikan contoh konkret, selanjutnya saya akan menceritakan insight dari orang-orang yang saya kenal dengan baik.

 

Insight dari Seorang Pencinta Gym

Saya punya teman yang hobi gym.

FYI, salah satu topik obrolan normal di kalangan orang-orang gym adalah program latihan.

Saya pun menanyakan program latihan apa yang dia pakai.

Saya pakai program orang bodoh.
Program tersebut hanya berisi 3 jenis gerakan saja dengan repetisi dan set yang sama.
Tambah beban apabila angkatan terasa ringan.

Program ini dilakukan sama persis setiap kali dia latihan.

Dua tahun lebih dia melakukannya tanpa merasa bosan.

Hasilnya?

Dia adalah salah satu member dengan badan paling bagus dan angkatan terberat di gym.

 

Insight dari Seorang Entrepreneur Muda

Kali ini cerita mengenai kerabat saya yang berhasil menjadi entrepreneur sukses di usianya yang belum mencapai kepala 3.

Saya pun cukup kepo mau tahu rahasianya.

Apa tipsnya sehingga dia dapat sukses dalam waktu terbilang singkat di usia muda?

Karena tergolong kaum milenial, saya rasa dia pasti punya metode brilian.

Apakah dia punya software yang canggih?

Apa dia punya teknik digital marketing yang inovatif?

Saya sangat penasaran.

Namun jawabannya mengagetkan saya.

Saya tidak pakai teknik yang aneh-aneh.
Caranya ya biasa saja, posting foto di Instagram, cari rekomendasi dari relasi, kemudian ditawarkan produknya ke prospek yang menjanjikan.

Semua cara standar yang anak kecil saja mungkin tahu.

Istimewanya, kerabat saya melakukan ini secara konsisten selama bertahun-tahun.

Di saat usahanya tidak membuahkan hasil, dia tetap teguh.

Hasilnya?

Dia jauh lebih sukses dibandingkan orang-orang yang mengaku sebagai expert, tapi langsung down dan beralih ke metode lain setelah gagal satu kali.

 

Kesimpulan

Cara bodoh tetap lebih baik dibandingkan cara pintar tanpa eksekusi.

Yang dapat Anda lakukan:

  • Buat planning dan cari metode atau program kerja yang sesuai dengan goal Anda.
  • Pilih metode atau program kerja yang Anda anggap efektif.
  • Jalankan dengan mantap. Eksekusi.
  • Tetapkan kurun waktu untuk memonitor hasil kerja.
  • Konsisten, jangan tergoda untuk mengganti metode secara total sebelum kurun waktu yang ditetapkan (minor improvement is fine).
  • Analisa hasil kerja, apakah sesuai dengan target dan goal Anda

Penutup

Tidak perlu terobsesi mencari cara terbaik.

Eksekusi jauh lebih penting.

Di dunia ini tidak ada acara terbaik, yang ada hanya cara lebih baik.

Manusia terus berkembang dan akan selalu muncul ide baru yang lebih baik dari ide sebelumnya.

Apa yang terjadi jika kita bertekad membuat semuanya sempurna sebelum memulai?

Kita tidak akan pernah memulai apapun.

So, apa tindakan Anda untuk resolusi di tahun ini?

Bagikan di kolom komentar.

Sharing is caring!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *